HOTNEWS: Warisan Penderitaan di Tanah Karawang — Ketika Janji Manis Rutilahu Berakhir di Atas Nisan, Mana Nurani Pemerintah dan Wakil Rakyat?

Jangan sampai ada "Wahab-Wahab" lain yang harus mati penasaran karena diabaikan oleh negara di atas tanah kelahirannya sendiri! Korban Pungutan Liar Berkedok "Uang Proposal" dan Janji Palsu Calo

HOTNEWS: Warisan Penderitaan di Tanah Karawang — Ketika Janji Manis Rutilahu Berakhir di Atas Nisan, Mana Nurani Pemerintah dan Wakil Rakyat?

​Karawang,suratberita.id – Di saat para pejabat dan wakil rakyat kerap berorasi mengenai kesejahteraan rakyat, realitas pahit justru dirasakan oleh warga di akar rumput. Sebuah kisah miris dan mengoyak hati datang dari Dusun Krajan RT 01 RW 01, Desa Cibadak, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang.

​Almarhum Wahab, seorang warga kurang mampu (miskin) yang menaruh harapan besar pada program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) sejak tahun 2024, harus berpulang ke Sang Pencipta pada tahun 2026 ini tanpa pernah merasakan secercah keadilan maupun bantuan nyata dari pemerintah yang diagung-agungkan.

​Harapan tinggal harapan, rumah reot tempat ia berteduh tetap tidak tersentuh bantuan, sementara janjinya terus mengawang bersama waktu.

​Derita di Tengah Sakit: Proposal Disetorkan, Uang Melayang, Nyawa Pun Melayang

​Tati, anak perempuan almarhum Wahab, tak kuasa membendung air matanya saat menceritakan kembali detik-detik perjuangan sang ayah di ambang keputusasaan. Dengan kondisi fisik yang sudah sakit parah dan renta, almarhum Wahab tetap berusaha berjuang agar keluarganya bisa mendapatkan tempat tinggal yang layak.

​Namun, alih-alih mendapatkan uluran tangan yang tulus dari program negara, ia justru menjadi korban dugaan praktik pungutan liar dan percaloan.

Writer: Carman OcaEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *