LBH Masyumi secara khusus mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan. Presiden dinilai perlu mengambil langkah strategis dan terukur dalam merespons aspirasi rakyat, sekaligus mengarahkan para menteri, pimpinan partai, dan pendukungnya kembali pada cita-cita luhur bangsa.
“Penegakan hukum harus adil, transparan, bertanggung jawab, serta berlandaskan kebenaran dan nilai kemanusiaan. Jika tidak, kepercayaan publik terhadap negara akan terus terkikis,” tegas Arip.
Di akhir pernyataannya, LBH Masyumi mengajak seluruh elemen bangsa dari pemuka agama, tokoh masyarakat, hingga generasi muda untuk menjaga kondusifitas, keberagaman, dan toleransi.
“Indonesia adalah rumah bersama. Jangan biarkan perpecahan merusak cita-cita pendiri bangsa,” pungkas Khaerudin. (opik/red)








