Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Nasib PMI di Malaysia Diduga Tertipu Oknum FPMI Gadungan
KARAWANG, suratberita.id – Nasib malang menimpa Lia, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Dusun Kalenasem, Desa Pagadungan, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Niat hati mengadu nasib di Negeri Jiran, Malaysia, kini ia justru terkatung-katung tanpa kejelasan.
Persoalan ini mencuat setelah suami Lia, Asep Hoerudin, mendatangi kantor Badan Advokasi Indonesia (BAI) Karawang untuk mengadukan dugaan penipuan yang dialaminya. Asep mengaku telah kehilangan uang puluhan juta rupiah demi memulangkan sang istri, namun hasilnya nihil.
Kronologi Dugaan Penipuan Kepulangan PMI
Asep menjelaskan bahwa istrinya yang sudah bekerja selama 1,4 tahun di Malaysia merasa tidak betah dan ingin segera kembali ke tanah air. Di tengah kebingungan tersebut, muncul seorang oknum yang mengaku sebagai Ketua Forum Pekerja Migran Indonesia (FPMI) Karawang yang menjanjikan bantuan.

”Sebelum saya melapor ke BAI, ada pihak yang menyanggupi mengurus kepulangan istri saya. Ia mengaku sebagai Ketua FPMI dan meminta uang sebesar Rp25 juta dengan jaminan istri saya pasti pulang,” ungkap Asep saat memberikan keterangan di kantor BAI, Selasa (5/5).
Tergiur dengan janji manis tersebut, Asep pun menyerahkan uang yang diminta. Oknum tersebut menjanjikan Lia akan tiba di Indonesia dalam waktu tiga minggu. Namun, setelah empat bulan berlalu, janji tersebut hanya menjadi harapan palsu.






