“Kasus dugaan penipuan PMI di Malaysia oleh oknum FPMI memasuki babak baru. Pelaku mengakui kesalahan dan menandatangani surat pernyataan pengembalian uang.”
KARAWANG,suratberita.id – Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya mengenai nasib malang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia yang diduga menjadi korban penipuan, kini terdapat titik terang. Oknum yang mencatut nama Federasi Pekerja Migran Indonesia (FPMI) tersebut akhirnya mengakui perbuatannya. Rabu, (13/05).
Oknum yang diduga melakukan “solo karier” dan mencoreng nama baik institusi FPMI tersebut secara resmi menyatakan permohonan maaf dan berkomitmen untuk mengembalikan kerugian materil yang dialami korban.

Surat Pernyataan Pertanggungjawaban
Berdasarkan kesepakatan yang dibuat di Karawang pada 13 Mei 2026, pihak pelaku telah menandatangani surat pernyataan di atas meterai untuk menyelesaikan sengketa ini secara kekeluargaan sebelum menempuh jalur hukum lebih lanjut.
Berikut adalah poin-poin penting dalam surat pernyataan tersebut:












