Sebelumnya, pihaknya telah bertemu dengan manajemen Minda ASEAN pada hari Kamis lalu. Namun, pertemuan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk melakukan aksi massa yang lebih besar guna menuntut kejelasan terkait hak-hak pelaku usaha lokal di kawasan tersebut.
“Kami akan datang bergelombang lebih besar. Ini adalah bentuk perlawanan terhadap kebijakan yang merugikan masyarakat lokal,” pungkasnya.
Aksi ini diprediksi akan berdampak pada arus lalu lintas di sekitar kawasan industri Karawang, terutama jika massa dalam jumlah besar turun ke jalan. Pihak kepolisian diharapkan dapat mengantisipasi dan mengamankan jalannya aksi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (sc/red)






