“Dengan anggaran yang terbatas, yang dibutuhkan adalah keberanian untuk berinovasi, berkolaborasi, dan fokus pada program produktif. Dampaknya harus terasa langsung oleh petani, nelayan, pelaku UMKM, dan masyarakat,” tegasnya.
Budiwanto berharap, melalui perubahan cara pandang dan pola kerja tersebut, pemerintah provinsi tetap mampu menjaga pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meski berada dalam tekanan fiskal. (red)






