“Kami akan gelar aksi besar-besaran. Ini bukan ancaman, tapi bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan dan pembiaran yang sudah keterlaluan,” katanya dengan nada tinggi.
Ia juga mendesak Pemkab Karawang untuk tidak lagi tunduk pada kepentingan investasi yang merugikan rakyat dan lingkungan.
“Jangan cuma berani ke rakyat kecil, tapi bungkam saat berhadapan dengan pengembang besar. Kalau pemerintah tidak bisa hadir untuk rakyat, kami yang akan ambil alih suara itu,” tandasnya. (red)






