”Saya sudah dikasih takdir oleh Yang Maha Kuasa, saya tetap semangat,” ucap Awong lirih namun terdengar sangat tegas.
Ketegaran Awong adalah tamparan keras bagi aparat desa yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam melayani warga rentan. Publik kini menanti, apakah tangis pilu dari Lemahmukti ini akan sampai ke telinga Dinas Sosial Kabupaten Karawang, ataukah Awong Roni akan selamanya menjadi “anak tiri” di tanah kelahirannya sendiri?
(Ade/Red)






