Usut punya usut, aksi ini ditengarai karena pelaku dibakar api cemburu. Ia mencurigai suaminya memiliki hubungan spesial dengan seorang perempuan yang tinggal di lingkungan perumahan tersebut. Sialnya, tanpa memastikan terlebih dahulu, pelaku justru merusak rumah Maulana yang sama sekali tidak tahu-menahu mengenai urusan rumah tangga pelaku.
”Saya tidak tahu sebab akibatnya. Posisi saya sedang tidak ada di rumah saat kejadian karena sedang ziarah ke makam orang tua,” ujar Maulana, yang akrab disapa Maul, dengan nada kesal saat memberikan keterangan.
Korban Bakal Tempuh Jalur Hukum
Akibat insiden pengerusakan rumah di Karawang ini, Maulana dan keluarga merasa sangat dirugikan. Dirinya tidak hanya mengalami kerugian materiil berupa kerusakan fisik pada fasilitas rumah, tetapi juga merasa keamanan dan kenyamanan keluarganya terganggu.
Merasa tidak terima dengan tindakan sewenang-wenang dan anarkis tersebut, korban menegaskan akan segera membawa kasus ini ke ranah hukum demi mendapatkan keadilan.
”Saya akan melaporkan kasus pengerusakan ini ke pihak penegak hukum. Tindakan dia sudah merusak properti dan sangat merugikan saya secara mental maupun materi,” tegas Maul dengan penuh kekecewaan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak korban tengah mempersiapkan berkas laporan dan mengumpulkan sejumlah bukti kuat, termasuk rekaman chat pengakuan langsung dari pelaku. Dalam waktu dekat, mereka akan melayangkan laporan resmi ke kepolisian setempat agar perkara ini dapat segera diproses secara hukum. (Red)









