Dok. Photo viory inilah.com : Drama Pemakzulan Trump Bertensi Tinggi
Amerika Serikat,suratberita.id – Per 28 Februari 2026 sebagai sinyal titik balik sejarah Amerika Serikat di mana krisis luar negeri, perang dengan Iran picu krisis domestik, yakni ancaman pemakzulan presiden Donald Trump dibuntuti kerusuhan massal, uji ketahanan demokrasi AS.
Prahara di Capitol Hill, gedung parlemen AS itu sebagai langkah pemakzulan (Impeachment), sesaat setelah pengumuman operasi militer. Anggota kongres dari partai Demokrat, dipimpin oleh tokoh Tammy Duckworth dan Alexandria Ocasio-Cortez serta komisi Yudisial mengecam serangan tersebut sebagai “tindakan perang ilegal”. Anggapan bahwa presiden Trump sudah melanggar ‘War Powers Act’ lantaran melancarkan operasi militer besar tanpa persetujuan atawa konsultasi dengan Kongres.
Fraksi Demokrat di DPR segera menyusun draf pemakzulan atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan pengabaian wewenang legislatif. Ini kali ketiga upaya pemakzulan dalam karir politik Trump—pemakzulan pertama desember 2019 dan kedua Januari 2021. Sebaliknya, sebagian politisi partai Republik membela langkah Trump sebagai keberanian strategis guna kepastian keamanan nasional AS dan stabilitas di Timur Tengah.








