- Melakukan pemetaan menyeluruh terhadap kondisi industri.
- Mendeteksi potensi relokasi perusahaan secara dini.
- Menyelesaikan hambatan investasi melalui komunikasi intensif dengan pelaku usaha.
”Jangan menunggu pabrik tutup baru pemerintah bergerak. Harus ada langkah mitigasi yang konkret agar investasi yang sudah ada tetap bertahan, berkembang, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Jaga Iklim dan Infrastruktur Kawasan Industri
Mantan Ketua DPD PKS Karawang ini menekankan pentingnya peningkatan kualitas infrastruktur jalan, penanganan banjir, kelancaran logistik, kemudahan perizinan, kepastian hukum, serta jaminan keamanan kawasan industri.
Ia menjelaskan bahwa menjaga daya saing industri bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
”Investor harus merasa aman, nyaman, dan betah berusaha di Jawa Barat. Jangan sampai persoalan infrastruktur, gangguan keamanan, pungutan liar, maupun ketidakpastian pelayanan membuat mereka mempertimbangkan relokasi,” jelas Budiwanto.
Dampak Industri Terhadap Ekonomi Masyarakat
Keberlangsungan industri memiliki dampak multiplier effect yang sangat luas, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga penggerak roda ekonomi lokal seperti transportasi, koperasi, UMKM, dan pedagang di sekitar kawasan.
”Ketika sebuah pabrik berhenti beroperasi, dampaknya bukan hanya pada pekerja, tetapi juga ribuan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada aktivitas industri tersebut,” tambahnya.
Budiwanto berharap seluruh pemangku kepentingan—pemerintah daerah, dunia usaha, pekerja, dan masyarakat—dapat berkomitmen menjaga keberlangsungan investasi dan meningkatkan produktivitas kawasan industri di Jawa Barat.
”Jangan sampai kita sibuk mengundang investor baru, sementara investor lama justru meninggalkan Jawa Barat. Investasi bukan hanya harus didatangkan, tetapi juga dirawat, dijaga, dan dikembangkan,” pungkasnya. (red)












