Kemudian tersusunnya dokumen desain dan teknis perencanaan, berupa siteplan kawasan desa wisata, denah dan tampak bangunan tematik (galeri boneka, green house, rumah jamur, warung lokal), rencana anggaran biaya (RAB), terwujudnya kawasan wisata yang berkelanjutan, meningkatkan daya tarik visual dan nilai edukasi desa, melalui: Penataan lanskap yang estetis dan tematik, papan informasi edukatif di setiap zona.
“Mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan fisik, melalui: Pelibatan warga dalam pembangunan (tukang lokal, pelukis mural, perajin) Pemberdayaan UMKM untuk mendukung fasilitas dan atraksi wisata,” ujarnya.
Setelah proses penataan tata ruang Desa Wisata Karangjaya rampung dilakukan, masyarakat kini menyimpan harapan besar terhadap masa depan pariwisata di wilayah mereka. Penataan yang dibantu oleh Dinas PUPR Karawang ini dinilai membawa perubahan signifikan, mulai dari fasilitas yang lebih rapi hingga akses wisata yang lebih nyaman bagi pengunjung. (red)












