”Dari awal saya tidak dikasih (instruksi) sama Pak Samah selaku mandor,” ujar pekerja di lokasi.
Selain ketiadaan papan transparansi anggaran, para pekerja juga mengungkapkan bahwa pengawas dari instansi atau pihak pemborong tidak pernah terlihat meninjau ke lokasi pekerjaan.
”Kami tanyakan siapa pengawasnya, (mereka menjawab) juga tidak pernah ke lapangan,” lanjut pekerja tersebut. Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa pekerjaan turap dikerjakan asal-asalan tanpa pengawasan ketat, sehingga dikhawatirkan tidak memenuhi standar teknis konstruksi yang tertuang dalam RAB.
Tim Redaksi Kantongi Identitas Pelaksana Lapangan
Guna berimbang dan menggali informasi lebih dalam terkait siapa pihak pelaksana serta mandor lapangan yang bertanggung jawab, tim media mendatangi kantor kelurahan setempat. Dari keterangan pihak Desa Kertawaluya, mengerucut pada satu nama berinisial (C) yang disebut-sebut sebagai pihak penanggung jawab lapangan.
Kendati demikian, hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih mengalami kesulitan untuk melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada mandor maupun pengawas proyek guna mendapatkan klarifikasi resmi secara berimbang.
Tim media akan terus memantau progres pekerjaan fisik ini serta berkoordinasi dengan dinas terkait agar transparansi penggunaan anggaran negara dapat ditegakkan di wilayah Kecamatan Tirtamulya. (warjo)






