
“Universitas harus menjadi pusat lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan bangsa,” ujarnya pada Rabu (20/5/2026).
Beliau menambahkan bahwa tantangan era digital menuntut dunia pendidikan untuk tidak sekadar fokus pada kurikulum teks, melainkan pada penguatan inovasi, kolaborasi, dan kesiapan teknologi.
“Kami ingin UBP Karawang menjadi kampus yang mampu mencetak generasi muda unggul, kreatif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Pendidikan harus menjadi kekuatan untuk membangun masa depan daerah dan bangsa,” kata Rektor.
Sinergi Kampus, Industri, dan Pemerintah
Selain fokus pada pembenahan internal dan kualitas akademik, pihak universitas juga berkomitmen memperkuat kerja sama eksternal. UBP Karawang akan memperluas kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, industri, hingga elemen masyarakat.
Mengingat Kabupaten Karawang merupakan salah satu kawasan industri terbesar, potensi daerah ini sangat melimpah. Potensi tersebut akan melahirkan generasi produktif jika mendapat dukungan ekosistem pendidikan yang tepat.
“Kebangkitan pendidikan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara kampus, pemerintah, dunia industri, dan masyarakat agar pendidikan benar-benar mampu melahirkan perubahan positif,” tambahnya.
Mengakhiri penjelasannya, Rektor mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan semangat kebangkitan nasional sebagai motivasi. Semangat ini harus diimplementasikan dalam riset, pengabdian masyarakat, serta pengembangan inovasi di lingkungan kampus.
Dengan semangat kolaborasi yang kuat, UBP Karawang optimistis mampu menjadi salah satu perguruan tinggi unggulan di Jawa Barat yang berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia. (red)










