“Keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama. Kita tidak boleh menoleransi kelalaian yang bisa berdampak fatal,” tegasnya.
Di sisi lain, Putri Karlina menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pengurangan penggunaan plastik di Garut. Sebagai bentuk konkret dari komitmen lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, ia berencana mendorong produksi paper bag oleh para pelaku UMKM lokal.
“Kebijakan ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi UMKM. Kita akan dorong produksi tas kertas ramah lingkungan dari tangan-tangan kreatif warga Garut,” ungkapnya.

Agenda briefing mingguan ini menjadi salah satu forum penting bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Garut dalam membahas strategi dan arah pembangunan daerah secara berkelanjutan. Kehadiran dan kontribusi aktif dari Wakil Bupati menunjukkan komitmen kuat dalam memperbaiki pelayanan publik serta mendorong pemberdayaan masyarakat Garut ke arah yang lebih baik. (red)






