“Mengingat mayoritas masyarakat di Desa Purwamekar mengandalkan penghidupan dari bertani sebagai kepala desa saya ingin melihat pertanian disini maju dan taraf kehidupan serta kesejahteraan para petani meningkat dan untuk mewujudkannya dengan menaikkan hasil produktifitas pertanian,” tambahnya.
Ditempat terpisah Warjo Kepala Desa Gombongsari mengutarakan hal senada bahwa kita harus bangkitkan kembali pertanian dengan melibatkan generasi muda agar mau berkecimpung menggeluti pertanian.

“Apalagi sekarang digalakkan oleh pemerintah pusat, tentu hal ini akan menjadi tambahan motivasi agar generasi milenial bangga menjadi petani atau setidaknya menjadikan pertanian sebagai usaha yang prospektif dan memiliki masa depan cerah.” ujar Warjo.
Selaras dengan program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dimana swasembada pangan menjadi tujuan yang harus dicapai demi mewujudkan ketahanan pangan masyarakat, pemerintah melalui Kementrian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal mewajibkan penggunaan Dana Desa minimal 20 % untuk pertanian






