Ketua Umum Perhimpunan Ojek Online (O2), Cecep Syarifudin, sangat mengapresiasi langkah BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan jaminan kepada para pengemudi ojol. Ia menyebutkan bahwa kegiatan deklarasi serupa sudah digelar di Bekasi, Jawa Barat, dan akan berlanjut di Depok, Karawang, Tangerang, Surabaya, dan Bali.
Cecep menyatakan bahwa perlindungan ini sangat dinantikan oleh para pengemudi ojol demi mendapatkan jaminan sosial dari pemerintah. “Selama ini, dari penjelasan teman-teman, memang tidak ada jaminan. Kalaupun ada asuransi, itu pun dipotong dari saldo mereka,” tegas Cecep.
Ia berharap pihak aplikator lebih sensitif terhadap keselamatan para pengemudinya, meskipun mereka hanya berstatus sebagai mitra. Keselamatan pengemudi seharusnya dijamin oleh pihak aplikator karena mereka bekerja di lapangan dengan risiko kecelakaan yang tinggi.
“Kami bergerak menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan karena banyak pengemudi yang tidak bisa dicover oleh aplikasi,” pungkasnya. (wendy/red)






