Ia pun mempertanyakan ke mana Dinas Perhubungan dan Satpol PP Karawang saat pelanggaran ini berlangsung terang-terangan setiap hari.
“Kalau mereka tidak bertindak, artinya ikut bermain atau sengaja membiarkan. Jangan sampai institusi daerah jadi pelindung premanisme berkedok pengelolaan parkir,” katanya.
Askun menegaskan, kritiknya bukan untuk menjatuhkan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi Karawang yang menurutnya butuh penataan yang lebih serius dan berpihak pada masyarakat umum.
Ia pun meminta aparat penegak hukum dan Pemkab Karawang untuk segera bertindak tegas. (red)










