Penyerbuan Mendadak di Subuh Hari
Abe baru saja beristirahat sekitar pukul 02.30 WIB. Namun, pada pukul 05.30 WIB, ketenangan pecah. Massa Soerjadi, yang dibantu oleh aparat, datang dan menyerbu Gedung PDI tanpa aba-aba.
”Satgas PDI yang piket terkejut karena diserang saat sedang tertidur. Kami bahkan tidak punya waktu untuk bersiap ketika lemparan paving block mulai menghujani kantor,” kenang Abe.
Upaya Penyelamatan dan Evakuasi
Di tengah situasi yang tak terkendali, Abe berinisiatif menuntun ibu-ibu yang berada di dalam kantor untuk dievakuasi. Ia berhasil membawa mereka keluar gedung dan bersembunyi di sebuah rumah di sisi kiri Gedung PDI (yang kini menjadi Kantor Megawati Institute).
Abe bertahan di lokasi persembunyian tersebut selama dua jam. Meski sempat terlihat oleh penjaga rumah, ia dibiarkan tetap di sana karena empati terhadap situasi yang terjadi.
Menuju YLBHI dan Kebagusan
Sekitar pukul 09.00 WIB, Abe bergerak menuju Kantor YLBHI yang situasinya relatif lebih kondusif. Di sepanjang jalan menuju Megaria, massa simpatisan Megawati sudah mulai berkumpul.
Siang harinya, sekitar pukul 13.00 WIB, Abe sempat kembali ke Kantor Pusat PDI untuk memastikan situasi. Saat itu, kantor sudah sepenuhnya dikuasai massa Soerjadi dan aparat. Bhuttu Hutapea, Sekjen PDI kubu Soerjadi, terlihat berorasi di lokasi, menegaskan bahwa gedung telah dikuasai.
Menyadari situasi yang tidak memungkinkan, Abe memutuskan beranjak ke Fijar, sebuah tempat komunitas diskusi aktivis di Jakarta. Perjalanannya berakhir di Kebagusan IV untuk memastikan keadaan Megawati Soekarnoputri tetap aman. (Yon/red)
Sumber: https://www.instagram.com/p/Da5eG-GSTLi/?igsh=MWo2YmRyd2J0bXp3ZQ==






