Di sisi lain sumber media ini ungkapkan, bahwa Kepala Desa Cilewo, Wulan Dani, secara mengejutkan mengaku bahwa dirinya hanyalah figur boneka yang berada di bawah kendali dan intimidasi oknum aparatur desa yang menjabat sebagai Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), “Wulan mengklaim bahwa seluruh kendali anggaran fisik dan program Ketahanan Pangan sejak 2023 dikuasai penuh oleh oknum tersebut, sementara dirinya hanya berperan sebagai tukang stempel administrasi” tandasnya.
“sementara itu, Warga Desa Cilewo menegaskan akan terus mengawal proses ini hingga adanya penegakan hukum bagi pihak yang terbukti menilap uang negara dan perombakan total struktur aparatur desa yang tidak bekerja sesuai tupoksi” imbuhnya menandaskan. (Red)






