Imigrasi Karawang Sosialisasikan Media Baru dan Tantangan Literasi Keimigrasian

Kantor imigrasi Kelas I Non TPI Karawang sosialisasikan Media Baru dan Tantangan Literasi Keimigrasian seiring Peran Jurnalis Dalam Membangun Informasi Publik Yang Akurat, Kamis siang (27/11).

”tujuan kegiatan ini, guna mengedukasi , sharing pengetahuan bersama sehubungan keberadaan media baru, keberadaan media berita digitalisasi agar disikapi balance” imbuh Madriva.

Nara sumber pertemuan Dr. Tri Susanto, S.I.Kom., M.I.Kom menegaskan, kehadiran dan perkembangan media baru di era digitalisasi tak bisa dihindari, Fenomena itu harus dihadapi secara seksama penuh waspada dan pemikiran dewasa, ”peran jurnalis menjadi penyeimbang, Informasi disampaikan netizen belum diuji kebenarannya, dengan medianya, jurnalis harus menyampaikan berita benar, akurat dan dipertanggungjawabkan didepan publik” ungkapnya.

Diera digitalisasi sekarang, jurnalis harus menjadi penjernih, penyeimbang dan penyampai informasi akurat dan bermanfaat untuk publik, Jurnalis menjadi aktor central untuk menjembatani informasi resmi dan ekspektasi publik, “Empat peran dan fungsi Pers/jurnalis diantaranya menyampaikan informasi, mengedukasi, memberikan hiburan dan kontrol sosial” tegasnya.

Dr.Tri Susanto menekankan, pentingnya memahami dan meningkatkan literasi Keimigrasian, masyarakat musti paham benar cara mengakses layanannya dan poinnya, ”diera Artificial Intelligence (AI ) kita harus hindari hoax, cross cek dan lihat media dari institusinya, kekinian ,Tiktok, Instagram dan X/Twitter, menjadi sumber utama publik, namun aplikasi ini rawan dengan miss informasi dan drama narratives” pungkasnya.

Writer: HalshafEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini