
FMDCB: Molornya Hasil Riksus Adalah Bentuk Penyimpangan
Ketidakpastian ini memicu reaksi keras dari Forum Masyarakat Desa Cilewo Bersatu (FMDCB). Ketua FMDCB, Makmur, menilai keterlambatan ini melampaui batas kewajaran dan justru menimbulkan kecurigaan baru di tengah masyarakat.
”Betul, dan molornya hasil riksus merupakan bentuk penyimpangan lanjutan yang diduga bagian dari skenario Pemkab untuk menutupi kasus,” tegas Makmur melalui pesan singkat WhatsApp pada Kamis (14/5).
Menurut FMDCB, Riksus ini seharusnya menjadi jawaban atas gejolak masyarakat terkait dugaan penyimpangan anggaran desa. Dengan belum keluarnya hasil resmi, persoalan pokok yang menjadi tuntutan warga dinilai masih menggantung tanpa kejelasan. (red)








