Karawang,suratberita.id – “Memang ada beberapa meter yang hasilnya jelek. Dari total 268 meter, ada sekitar 10 meter yang gagal,” kilah Abdul Rohim, Pengawas Dinas PUPR menepis kabar tersiar di sejumlah media terkait jalan Lamaran – Pasirkaliki belum seumur jagung rantas namun terdapat retakan terkelupas, dilansir https://ulasberita.click, Minggu (17/8).
Rohim, menepis anggapan kerusakan akibat kualitas beton sekaligus menuding kendaraan warga sebagai penyebab utama, sudah melintas sebelum beton cukup umur, “beton itu baru sehari, tapi sudah dilewati mobil dan motor, penghalang jalan selalu dibuka warga, padahal belum waktunya, akhirnya permukaan jalan rusak” dalihnya menyudutkan warga sekitar pengguna jalan tersebut.
Hilangnya papan proyek dan rambu pengaman membuat jalur mudah ditembus kendaraan, pinggiran beton ada yang terkelupas karena bekas tampolan batu saat masih basah, jadi kelihatannya seperti retakan, “kontraktor wajib memperbaiki kerusakan karena proyek belum dicairkan, besok rencananya akan diperbaiki, pekerjaan ini belum dicairkan, jadi kontraktor wajib memperbaikinya” tandas Rohim.






