Menurut Au, adapun maksud dan tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi dan jalinan kemitraan antara pemdes Lemahmakmur dan media surat berita yang mana telah berlangsung sekian lama, “serta sekaligus temu kangen terutama dengan Halimi teman kumpul ngariung saabrulan bareng sewaktu masih kaula muda dulu” Tutur Au panjang lebar, dihadapan awak media surat berita.
“terimakasih banyak atas kerendahan hatinya telah sudi meluangkan waktunya untuk singgahi keberadaan ini, sulit kami gambarkan kebahagiaan ini, sebesar gunung, seluas samudera mungkin lebih dari itu,” jawab Hal Shaf diamini yang lainnya.
Disela obrolan sambil makan minum alakadarnya, Au sampaikan pada awak media dirinya telah mendapatkan dugaan pengancaman disertai tuduhan dinilainya salah kaprah dikirim via WhatsApp salah satu pihak.
“Tolong sampaikan ke kades, saya kalau gak ngehargain IKD udah saya bawa berkas ke Kejati terkait temuan di Desa Lemahmakmur. Secara kompirmasi baik-baik saya sudah lakukan ini, 2 kali ke desa. Intinya disini ada dugaan manipulasi data nih, masa JUT dengan anggaran 182 juta panjang hanya 1 meter. ini kan ngaco, ini data hasil pelaporan Diskeudes ke negara,” ucap Au bacakan isi WhatsApp telah di screen shotnya tersebut.












