Karawang,suratberita.id – Cuaca pagi cukup cerah di Ciketing, sisi kantor Desa Wanakerta Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang. Warga mulai berduyun masuki area TPS untuk ‘pencoblosan’ pemilihan Kepala Desa Wanakerta periode 2026-2033—yang konon, Pilkades itu demokrasi paling sensitif dan penuh dinamika. Petugas dan Panitia Pemilihan mulai mengarahkan warga yang mulai antri di depan bilik masing-masing sesuai undangan hak pilih, Minggu, (28/12).
Pilkades yang diselenggarakan sekarang berbasis elektronik, sebagai role model sistem pertama (take kedua setelah kabupaten Indramayu) ini bertujuan untuk efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas, meski masih perlu persiapan infrastruktur dan literasi digital masyarakat, dan bagi warga di atas usia 50 an juga lansia yang tidak klik dengan dunia digital akan dipermudah dengan didampingi anggota keluarga yang dikuasakan dan diketahui Panitia Pemilihan, di bilik TPS.
Kendati demikian, hal baru itu tetap memberi gairah masyarakat sebagai hak pilih, dimana perkembangan iklim demokrasi Desa tetap mendapat tempat di hati masyarakat.






