POLEMIK PEMBANGUNAN TPT DILAHAN PJT 2 JATILUHUR 

31

Ket. Foto POLEMIK PEMBANGUNAN TPT DILAHAN PJT 2 JATILUHUR, diduga dibangun menggunakan anggaran Silpa diatas lahan hibah tanpa dokumen.

Purwakarta,suratberita.id – Diduga pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di bangun diatas tanah lahan milik PJT 2 wilayah RW 05 Desa Jatimekar Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta. Kamis, (16/5).

Pembangunan TPT yang baru saja di laksanakan berasal dari Selisih Lebih Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran Anggaran ( Silpa ) selama satu periode.

Dalam pembangunannya pun seolah asal asalan, karena dari pantauan awak media di lokasi terlihat adanya TPT yang sudah lama, dugaan kuat sebagian hanya ditembok kembali, untuk penggunaan materialnya pun di duga berkualitas rendah dan terkesan asal jadi dengan mengesampingkan kualitas dan kuantitas.

Di lokasi pun tim awak media tidak melihat adanya papan informasi (RAB) sehingga kuat dugaan tidak adanya transparansi kegiatan pembangunan tersebut, apalagi lokasi proyek tersebut adalah jalan menuju ke pemakaman umum, sehingga jauh dari jangkauan warga.

Pembangunan yang berasal dari sisa anggaran pada tahun 2023 dalam pelaksanaan nya harus lebih tepat sasaran sehingga pembangunan pun tidak bisa diatas tanah lahan perusahaan.

Saat dikonfirmasi kades Jatimekar Nono Supriatna mengenai pembangunan TPT yang diduga di lahan PJT 2 menurut nya pembangunan tersebut berasal dari dana silpa yang di alokasikan untuk pembangunan TPT jalan menuju TPU.

Photo Kantor Desa Jatimekar Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta

“Pembangunan TPT berasal dari dana Silpa tahun 2023, saya alokasikan untuk pembangunan TPT, untuk lahan tersebut hibah dari PJT 2 untuk pemakaman umum dengan anggaran 39 jt dengan tinggi 50 cm besaran Volume 77 meter persegi.” Ucap nya

Lanjutnya, “Papan anggaran/papan kegiatan itu sepertinya ada yang nyopot, karena kemarin terpasang disana, nanti saya telepon dulu sama yang mengerjakan untuk di pasang kembali takut nya jatuh.” Tambahnya.

“Surat hibah memang tidak ada suratnya tetapi untuk warga ada yang menjadi saksi ketika tanah tersebut di hibahkan dari PJT, sepertinya dulu ada surat hibah secara tertulis, tapi sekarang ga ada dokumennya, sepertinya hilang”. Tutur Nono

Sangat disayangkan Tanah hibah dari PJT 2 untuk warga desa jatimekar yang di peruntukan TPU dan akses jalannya tidak ada dokumen resmi berupa surat hibah dari PJT 2, karena sudah seharusnya ketika Hibah dari suatu perusahaan harus dilengkapi surat secara tertulis untuk memperkuat jika di lain hari ada gugatan dari yang bersangkutan.

Adanya dugaan pembangunan TPT diatas tanah PJT 2 , diminta kepada Inspektorat kabupaten Purwakarta untuk memeriksa anggaran 2023 desa jatimekar kecamatan jatiluhur yang di silpa kan pada tahun 2024.*** (Kontributor : Che / Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here