PRATAMA ARHAN PENENTU KEMENANGAN INDONESIA MELAJU SEMIFINAL

28

Ket. Foto Timnas Indonesia U-23 

suratberita.id  – Pertandingan perempat final Piala Asia U23 Indonesia versus Korea Selatan berhasil dimenangkan Indonesia dengan tendangan penalti Pratama Arhan  sebagai penentu kemenangan berlangsung di Stadion Abdullah bin Nasser bin Khalifa, Doha mulai pukul 00.30 WIB. Jum’at, (26/4).

Foto Pratama Arhan penentu kemenangan Indonesia melaju Semifinal Piala Asia U23

Pada babak pertama ini, seluruh rakyat Indonesia sudah dibuat ketar-ketir oleh permainan tim negeri Gingseng. Bahkan, bisa dibilang Indonesia sempat kebobolan lebih awal.

Sejak pertandingan dimulai, laga Korea Selatan langsung berlangsung panas. Anak asuh Shin Tae-Yong berusaha menerobos pertahanan Korea Selatan. Korea juga berusaha terus menyerang. (Dikutip dari Media Pikiran Rakyat)

Di menit ke-7, satu Indonesia sempat dibuat deg-degan. Ini berawal dari Tendangan bebas yang dilakukan oleh Eom Jisung diarahkan ke bagian tengah gawang Timnas. Terjadi kemelut depan gawang yang berujung bola muntah. Lee Kang Hee memberikan tendangan kencang yang tak bisa ditepis oleh Ernando Ari.

Tapi, wasit Shaun Evans membatalkan gol tersebut. Ini karena ada pemain Korea Selatan offside. Membuat skor tetap 0-0.

Indonesia malah mendapatkan gol di menit ke-15. Lewat kemelut depan gawang dan bola muntah, Rafael Struick memberikan tendangan di sudut atas gawang yang tak bisa ditepis oleh kiper Korea Selatan Baek Jong Beom. Skor pun berubah jadi 0-1 bagi Indonesia.

Struick malah mendapatkan satu kartu kuning karena pelanggaran pada kapten Korea Selatan Byun Jun Soo di menit ke-19.

Di menit ke-32, Indonesia kembali nyaris mendapatkan gol keduanya. Marselino Ferdinan dan Witan Sulaeman melakukan oper-operan cantik di depan gawang Korea. Sayangnya, eksekusi Marselino masih terlalu melebar. Rio Fahmi juga sempat memberikan serangan di menit ke-36 lewat tendangan di sudut gawang. Sayangnya tendangannya masih melambung tinggi.

Di akhir babak ke satu, Korea Selatan malah bisa menyamakan kedudukan. Eom Jisung menyambut sundulan dari serangan kiri. Bola sundulannya mengenai kepala Komang Teguh, membuatnya tak bisa ditepis Ernando Ari. Skor menjadi 1-1.

Untungnya tak berapa lama, di menit ke-48, Rafael Struick kembali mencetak gol. Mendapatkan umpan panjang dari Ivar Jenner, Struick mengeksekusinya dengan tendangan mendatar. Baek Jong Beom kembali memungut bola dari gawangnya dengan skor 1-2.

Saat babak kedua dimulai, Indonesia melakukan beberapa penggantian. Salah satunya Komang Teguh yang digantikan oleh Muhammad Ferrari. Korea Selatan juga melakukan tiga penggantian pemain, salah satu pemain masuk adalah Lee Young Jun, striker berbahaya yang cetak dua gol ke gawang China beberapa waktu lalu.

Di awal pertandingan, Korea Selatan bermain lebih disiplin. Ini membuat permainan Indonesia menjadi lebih terprediksi. Bola pun berkutat di bagian tengah.

Indonesia mendapatkan peluang pertama di menit ke-53, Rizky Ridho memberikan umpan terarah kepada Struick. Tapi kali ini sang bomber tak dapat eksekusi dengan baik. Timnas kembali dapatkan peluang lewat permainan apik Rio Fahmi, Rizky Ridho lewat serangan dari kiri. Sayangnya, Pratama Arhan juga gagal mengkonversinya menjadi gol.

Indonesia kembali dapat peluang di menit ke-56 lewat serangan yang disusun Nathan Tjoe A. Sayangnya bola yang dioperkan pada Struick tak bisa dikonversi jadi gol. Bahkan wasit Shaun Evans menyatakan serangan offside.

Marcellino juga mendapatkan peluang lewat serangan dari kanan di menit ke-57. Sayangnya, ia tampil terlalu memaksa dan memilih shooting dari sudut yang sulit.

Korea Selatan sempat mendapatkan kesempatan lewat pemain bernomor 18, Seong-jin Kang. Tapi tendangan yang ia berikan malah membentur pemain belakang Indonesia. Dan langsung disapu keluar lapangan.

Anak asuh Hwang-Sun Hong bermain semakin ganas. Mereka meningkatkan tempo dan melakukan serangan-serangan brutal ke gawang Ernando Ari memasuki menit ke-60.

Pada menit ke-64, Rio Fahmi keluar digantikan Fajar Fathurrahman. Fahmi menjadi salah satu pemain belakang terbaik di pertandingan hari ini.

Di menit ke-65, bomber dari Korea Selatan, Lee Young Jun awalnya mendapatkan kartu kuning karena melanggar Justin Hubner. Tapi, terbukti dari VAR jika betis dan engkel Hubner diinjak sang pemain Korsel.

Wasit Shaun Evans memutuskan dari hasil penilaian tersebut, Lee Young Jun akhirnya diberikan kartu merah. Korea Selatan pun bermain dengan sisa 10 pemain di sisa 20 menit pertandingan.

Pada menit ke-74, pemain Korea Selatan, Jisung digantikan oleh Hong Yun Sang. Korea nampaknya berusaha memperkuat pertahanan mereka.

Bermain dengan 10 pemain, Korea Selatan malah tampil all-out. Gawang Ernando Ari terancam berkali-kali, meskipun tak ada gol tercipta.

Di menit ke-77, Struick kembali mendapatkan peluang emas. Mendapatkan bola dari Fajar dari arah kiri, Struick melepaskan tembakan. Yang sayangnya langsung menuju pelukan kiper Baek Jong Beom.

Menit ke-84 Korea Selatan malah mendapatkan gol. Berawal dari serangan balik yang sangat cepat, saat timnas berada di baris depan, pemain nomor 11 Jeong San Bin memberikan tendangan mendatar yang melewati Ernando Ari. Skor berubah menjadi 2-2.

Setelah samakan kedudukan, Korea memperketat penjagaan daerah pertahanannya. Ini membuat Indonesia U23 susah melakukan serangan.

Memasuki menit akhir, wasit memutuskan memberikan tambahan waktu 10 menit. Korea Selatan benar benar dalam posisi bertahan. Hampir seluruh pemain berada di garis pertahanan sendiri.

Di menit ke 97, Pelatih Korea Selatan Hwang Sun Hong mendapatkan kartu merah. Ini diakibatkan protes keras yang ia sampaikan pada wasit.

Di menit 101, Rizky Ridho melanggar Hong Yun Sang di dekat kotak penalti. Ia pun mendapatkan kartu kuning. Untungnya peluang tendangan bebas dari Jeong San Bin melambung. Menyelamatkan Indonesia di babak perpanjangan waktu!

Perpanjangan Waktu
Menit ke-91, Witan Sulaeman mencoba memberikan ancaman pertama ke gawang Korea Selatan. Tapi sayangnya, bola malah mengenai teman sendiri.

Indonesia di awal babak perpanjangan waktu banyak melakukan penguasaan bola dengan operan operan pendek. Di sisi lain, Korea Selatan berusaha memainkan serangan balik cepat (quick counter).

Pemain Korea Selatan secara tiba-tiba banyak melakukan pelanggaran. Awalnya pemain no 3 Hwang Jae Won. Belakangan sang kiper Baek Jong Beom juga diberikan kartu karena dianggap memperlambat permainan.

Indonesia melakukan pergantian pemain lagi. Ivar Jenner dan Fajar Fathurrahman digantikan oleh Arkhan Fikri dan Jeam Kelly Stroyer.

Di menit ke 100, Marcelino Ferdinan mendapatkan kesempatan emas. Bola yang dipegang oleh Baek saat kemelut depan gawang terlepas dan berada di titik liar. Marcelino ada di titik tembak, tapi malah meleset ketika lakukan tendangan. Babak satu perpanjangan 2×15 pun berakhir.

Di awal babak kedua perpanjangan waktu, Witan Sulaeman ditarik keluar digantikan oleh Ramadhan Sananta.

Indonesia mendapatkan peluang dari Kelly Stroyer. Tendangan Rizky Ridho di menit ke-109 ditepis oleh Baek. Bola mengarah ke Kelly yang melepaskan tembakan. Tapi sayangnya masih mengarah ke luar gawang.

Justin Hubner mencoba berikan serangan melalui tembakan jarak jauh di menit ke-113. Sayangnya, tendangannya masih di sudut kanan atas gawang Korea Selatan.

Stroyer dan Sananta menunjukkan ketajamannya. Beberapa kali kedua pemain ini terutama Kelly menyusun serangan untuk Indonesia.

Di menit ke-116, Ramadhan Sananta nyaris mencetak gol. Sayang sundulannya masih melambung di atas mistar. Tapi variasi serangan Indonesia melalui tembakan jarak jauh dan umpan-umpan lembang memberikan tekanan pada Korea Selatan.

Sananta kembali dapatkan serangan emas di menit ke-118. Sayangnya sundulannya melebar dan Shaun Evans menyatakan offside. Ternyata, babak perpanjangan waktu 2×15 pun tak mampu memberikan perubahan pada kedua tim ini.

Adu Penalti
Kim Min Woo menjadi penendang pertama Korea. Pemain bernomor 19 ini dengan mudah arahkan bola ke sebelah kiri Ernando. Skor 1-0. Ramadhan Sananta menjadi penendang pertana Indonesia.

Walaupun terbaca Baek, tendangan Sananta tetap berhasil menembus gawang. Skor 1-1. Lee Kang Hee menjadi penendang kedua Korea Selatan dan berhasil mengarah pojok kanan. Skor menjadi 2-1.

Arhan menjadi penendang kedua Indonesia. Tendangannya lagi-lagi terbaca bahkan tertepis oleh Baek, untungnya tetap gol. Skor 2-2. Selanjutnya, penendang Korea Selatan adalah Hwang Jae Won, ia melepaskan tembakan datar ke arah kiri dan membuat skor jadi 3-2.

Rafael Struick menjadi penembak ketiga Indonesia. Hasilnya, pemain bintang ini menipu kiper Korea Selatan dengan tembakan arah kanan. Skor jadi 3-3. Paik Sang Hoon menjadi penendang keempat, meskipun terbaca Ernando, tapi bola terlepas skor menjadi 4-3.

Marselino Ferdinan menjadi penendang berikutnya. Untungnya eksekusinya lagi-lagi menipu Baek. Skor jadi 4-4. Kapten Byun Jun Soo menjadi penendang kelima. Mudah saja baginya mencetak gol ke gawang Ernando. Skor 5-4.

Justin Hubner menjadi penendang selanjutnya untuk Indonesia. Sayangnya, tendangannya bisa ditepis oleh kiper Baek. Untungnya, wasit menganulir penalti terakhir karena Baek bergerak duluan sebelum tembakan dilakukan. Hubner pun akan melakukan tembakan satu kali lagi.

Hubner melakukan tembakan sekali lagi. Untungnya kali ini tendangan masuk dan skor berubah jadi 5-5. Pemain Korea nomor 14 Kang Sang Yoon gagal melepaskan tembakan karena ditepis Ernando Ari. Skor jadi 5-5.

Arkhan Fikri nyaris jadi penentu bagi Indonesia. Sayangnya ia gagal dalam melakukan tembakan. Drama belum selesai, skor 5-5.

Kim Jeong Hoon menjadi penembak selanjutnya bagi Korea Selatan. Ia lakukan eksekusi dengan baik dan ubah skor jadi 6-5. Jeam Kelly menjadi penendang Indonesia berikutnya, dan eksekusi dinginnya mengantarkan Baek ke arah salah. Skor jadi 6-6.

Korea kemudian menurunkan Hong Yun Sang jadi eksekutor. Ernando Ari gagal membaca tembakan. Skor jadi 7-6. Rizky Ridho menjadi penentu lagi bagi Indonesia.

Tendangannya mengarah tengah dan menipu kiper Korea Selatan. Skor menjadi 7-7. Tendangan berikutnya dieksekusi oleh Cho Hyun Taek yang tak bisa ditepis. Skor menjadi 8-7.

Muhammad Ferrari menjadi penendang kesembilan Indonesia. Untungnya tembakan keras ke arah kiri tak terbaca Baek. Skor menjadi 8-8.

Baek Jong Boom menjadi penendang berikutnya. Meskipun terbaca Ernando Ari, tendangan sudut kiri atas tak bisa tertepis. Skor menjadi 9-8. Dan Ernando menjadi penendang berikutnya. Tendangan arah sudut kanannya bisa menyamakan kedudukan menjadi 9-9.

Kim Min Woo jadi penendang ke-10. Dan lagi-lagi tembakan yang dilepaskan mengecoh Ernando Ari. Skor 10-9. Ramadhan Sananta kembali lagi jadi penendang Indonesia berikutnya.

Untungnya, tendangannya berhasil mengecoh Baek dan skor menjadi 10-10. Lee Kang Hee menjadi penendang berikutnya. Ernando lagi-lagi jadi pahlawan karena berhasil tepis tendangan dan skor menjadi 10-10.

Pratama Arhan pun menjadi penentu bagi Indonesia. Untungnya ia berhasil eksekusi tendangan ke arah kiri dan buat Indonesia menang dengan skor 10-11. (Dikutip dari media Pikiran rakyat). (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here