Pemkab Karawang Tertibkan PKL Jadi Pusat Kuliner

1288

Ket. Foto Satpol PP Tertibkan PKL di Karawang

Karawang,suratberita.id – Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menertibkan puluhan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Vihara Prasada Mahametta jl. Ir. H. Juanda Karawang serta taman stamplas jl. K.H. Dewantara Karawang, Selasa, (16/1).

“Pemkab Karawang akan membangun tempat kuliner di lahan sekitar Vihara Prasada Mahametta yang sekarang ditempati berdagang para PKL sesuai dengan program Bupati Kabupaten Karawang Aep Saepulloh,” kata Plt. Kasatpol PP Wawan Setiawan di Kantornya.

Ia mengatakan, di jalan vihara akan segera dibangun percontohan pusat kuliner seperti halnya dijalan Sudirman Jakarta serta jalan Braga Bandung.

“Pemerintah Daerah bekerjasama dengan Summarecon dengan menggunakan Dana CSR Summarecon akan membangun pusat percontohan kuliner jl. Ir. H. Juanda (area depan Vihara Prasada Mahametta) dan sekitar Taman Stamplas yang terkena dampak penertiban selain sebagai penataan pemandangan nantinya akan dipergunakan untuk areal parkir percontohan pusat kuliner.” Tambah plt. Kasatpol PP.

Mulai besok akan dilaksanakan penertiban kata dia, para pedagang kaki lima itu dilarang untuk berjualan di jalan Vihara serta di areal Taman Stamplas.

Pemkab Karawang menertibkan PKL karena keberadaan PKL dinilai membuat kawasan kota Karawang kumuh dan mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas.

Masyarakat terdampak pembongkaran tersebut lewat Budi menyampaikan, bahwa selaku masyarakat Karawang yang baik senantiasa selalu mendukung program Pemkab Karawang, “selain itu, kami selaku masyarakat Karawang akan terus mengawasi mengenai program tersebut itu,” tegasnya.

Budi katakan, dan hendaknya Pemkab Karawang dari jauh hari sudah memikirkan juga bagaimana cara mensejahterakan masyarakat khususnya para PKL terdampak pembongkaran tersebut, perihal ini bukan tidak beralasan, Tertuang dalam Pembukaan UUD-45.

“Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Tutupnya.” (Taofik/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here