PKPH Desa Sumberjaya Serius Ditekuni

3307

Ket. Foto Program PKPH Desa Sumberjaya Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang

Karawang,suratberita.id – Program Ketahanan Pangan Hewani (PKPH) Desa Sumberjaya Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang tengah mendalami terkait kendala yang menghambat lajunya peternakan, dikediaman Jeffry Kepala Desa Sumberjaya, Rabu sore (9/8).

“Pemerintah Desa (Pemdes) bersama Pendampingan Desa dan pihak ahli terkait lainnya tengah berupaya menggeluti sekaligus mendalami faktor alam, pakan termasuk kandang ternak dan sejumlah kendala lain dapat menghambat lajunya peternakan tersebut” demikian disampaikan Kepala Desa Sumberjaya kepada sejumlah awak media pada acara jumpa pers dikediamannya.

Foto Kandang ternak program PKPH Desa Sumberjaya

Menurut Jefry, program ketahanan pangan dan hewani menjadi salah satu amanat penting dalam peraturan presiden no 104 Tahun 2021 untuk dijadikan sasaran prioritas, “Peraturan ini secara tegas memberikan porsi anggaran sebesar 20% dari total Dana desa, itu artinya jika di hitung secara matematis porsi peningkatan ketahanan pangan dan hewani di desa sesuai dengan amanat perpres sebesar seperlima dari jumlah dana desa” paparnya.

Dalam peraturan presiden 104 Tahun 2021 tentang anggaran pendapatan belanja negara, terkait penyaluran Dana Desa di gunakan sebagai berikut, “1. Program perlindungan sosial berupa BLT 40 % 2. Program ketahanan pangan dan hewani paling sedikit 20% 3. Dukungan pendanaan covid 19 paling sedikit 8% 4. Program sektor lainnya 32 ℅,” tandasnya.

Namun demikian Program Ketahanan Pangan Hewani Desa Sumberjaya secara teknisnya seperti halnya peternakan bebek peking pedaging dipilih di desa ini, harus benar-benar digeluti sekaligus didalami, “Pemdes Sumberjaya bersama pendampingan Desa dan pihak ahli terkait tengah berupaya menggeluti sekaligus mendalami faktor alam, pakan kondisi kandang dan sejumlah prihal lain yang dapat menyebabkan kematian pada ternak bebek selama ini, dengan mengindahkan peraturan presiden no 104, mengingat kondisi kandang bebek sudah steril kembali setelah di plester, makanya bibit bebek sudah dipesankan lagi mudah-mudahan dalam waktu dekat segera dikirim kesini” tambahnya.

“pasalnya, jika sampai terjadi bebeknya pada mati lagi seperti sebelumnya, kami selaku pemelihara ternak merasa kecewa berat, karena upaya jerih payah kami tidak akan membuahkan hasil yang berarti” imbuh pemelihara ternak ditempat sama. (Hal/Mayor/Uyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here