Diduga Pekerjaan Proyek TPT Program (P3-TGAI) Desa Sabajaya Di Borongkan

931

Ket. Foto Proyek TPT Program (P3-TGAI) Di Desa Sabajaya Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang

Karawang, suratberita.id – Proyek (P3- TGAI) Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi yang berlokasi di Desa Sabajaya Dusun Trijaya RT 03/01 Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang bersumber dari Dana APBN Anggaran Pendapatan Belanja Negara Tahun 2022 nilai bantuan sekitar 195.000.000 (seratus sembilan puluh lima juta) di duga diborongkan, Kamis, (11/8).

Foto Papan informasi Pekerjaan Proyek TPT Program (P3-TGAI) Di Desa Sabajaya Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang

Sudah jelas anggaran tersebut uang negara, ketika ada proyek selaku warga masyarakat berhak menegur apabila proyek pengerjaannya asal asalan.

Saat ditemui awak media suratberita.id tokoh pemuda dan masyarakat Dusun Trijaya Aan Karyanto RT 11/08 sangat berterima kasih atas bantuan dari pemerintah agar saluran irigasi persawahan bisa berjalan lancar, tapi sangat di sayangkan dalam pengerjaan proyek tersebut malah di borongkan ke pihak lain tanpa melibatkan atau memberdayakan warga sekitar.

“Terima kasih atas bantuan pemerintah pengerjaan saluran irigasi persawahan berjalan lancar. Tapi sayang pengerjaanya tidak melibatkan atau memperdayakan warga setempat.” Ucap Aan.

Selain itu lanjut kata Aan dalam pemasangan batu kali untuk pondasi tidak memakai dasar adukan atau pasir, tetapi malah langsung di pasang tanpa memakai adukan terlebih dahulu.

Selain itu juga Aan mengkritisi pihak konsultan yang ga ada di tempat untuk mengawasi jalanya penurapan, “gimana mau maksimal kalau pengawas aja ga ada jelasnya”, ucap Aan dengan nada kecewa.

Ketua P3A Kohar saat dihubungi melalui saluran telepon whattsapp dengan nada tinggi mengatakan, “Isukan ditungguan ku Aing di kandang hayam jam 10 pagi! (Besok ditunggu sama saya di kandang Ayam Jam 10 pagi. -red.). Ucap Kohar.

“Emang sia ti media mana…” tambah Kohar lewat massanger whatsappnya.

Lebih lanjut Kohar menjelaskan, “kalau pekerjaan itu tidak di borongkan, cuma untuk tenaga ahli pakai dari desa medan karya.” terangnya.

Rosid Ketua gapoktan Desa Sabajaya saat dihubungi melalui seluler mengatakan, “kalau itu P3A bukan bentukan gapoktan tapi bentukan Kepala Desa. Padahal dulu pernah di bentuk P3A namanya KARYA TANI MANDIRI JAYA tapi sekarang di ganti namanya P3A SABA TIRTA.” Ucap Rosid.

Lebih lanjut Rosid sangat heran kenapa pembentukan P3A bisa secepat ini. “Masalahnya setahu saya prosesnya lumayan lama ada pertemuan dengan anggota tani yang mengharap sekaligus masalah ijinnya. Selain itu ada bintek selama 3 hari terus penyerahan akta notarisnya pokoknya lama lah ya itu ada AD/ARTnya.” Tegas Rosid.

Lebih lanjut Rosid saat di tanya kaitan pengerjaan proyek TPA ini diborongkan, Rosid menjawab, “kalau rumor dari yang kerja sih diborongkan karena yang kerja datang kerumah bilang kalau dapat kerjaan dari BBWS,” jelasnya sambil tersenyum.(irfan/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here