BARMUSH Lemahabang Menggelar Acara Lomba Bedug dan Santunan Anak Yatim

155

Ket. Foto Penyerahan Piala dan Pemberian Hadiah Juara kepada Pemenang Pagelaran Lomba Bedug

Karawang, suratberita.id – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 H 2022 M Kelompok Pemuda Setatsion dengan bendera Barisan Muda Musolah (BARMUSH) Lemahabang menggelar acara Lomba Bedug dan Santunan Anak Yatim yang sebelumnya mengadakan Pawai Obor dan Drumband bertempat di Krajan III RT 17 RW 15 Desa Lemahabang Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang, Rabu (04/04/2022).

Pagelaran lomba Bedug diikuti 10 peserta dari berbagai wilayah, diantaranya Masjid Ataqwa, musholah Al Hijriah, Al Mukaromah, Masjid Annidaul khotimah, Musholah Nur akbar, Musholah Nurul ta’lim, Masjid Al barokah, Musholah Baiturrosid, Majlis GMPI, Musholah Al ittihad, turut hadir Kepala Desa Lemahabang Didin aliudin dan pengurus Barisan Muda Musholah ( BARMUSH ) Ranting GMPI Lemahabang juga para tokoh agama dari masing – masing peserta. Acara dimulai jam 20.00 oleh Kepala Desa Lemahabang, Didin aliudin.

Ket. Foto Acara Pagelaran Lomba Bedug yang diikuti 10 Peserta dikecamatan Lemahabang

Dalam kesempatan wawancara dengan media suratberita.id  Didin Aliudin mengatakan, “Acara ini bukan semata – mencari yang kalah dan yang menang tetapi intinya ukhuwah islamiah dan menjalin silaturahmi antar warga masyarakat agar lebih dekat,” ungkapnya.

Sementara di tempat yang sama wakil sekretaris panitia mengatakan, “alhamdulillah berkat kerjasama Barmush, Karang taruna Kecamatan dan karang taruna desa, ranting gmpi, para tokoh agama tokoh pemuda, acara berjalan lancar dan kondusif,” ungkap Muhidin alias kimung ketua ranting GMPI Lemahabang.

“Sebagai Ketua Barisan Muda Musholah saya ucapkan terimakasih kepada semua yang terlibat sehingga acara berjalan lancar sampai selesai dan puncak perlombaan tabuh bedug di menangkan musholah Anni daul khotimah ke I , Al ittihad ke II , Attaqwa ke III ” ungkap Karna alias Baroy.

Menurut salah seorang tokoh masyarakat lemahabang H.enyang begitu biasa disapa kesehariannya, “perhelatan ini jangan hanya sekali tetapi harus terus berjalan terutama di hari – hari besar umat islam, juga tradisi nabeuh bedug sebagai ciri menyambut lebaran” ujarnya, menutup pembicaraan. (Uyn/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here