Repdem Bergerak Didampingi GMPI Rawamerta Advokasi Warga Tidak Mampu

833

Ket : Repdem Bergerak Didampingi GMPI Rawamerta Advokasi Warga Tidak Mampu.

Karawang,suratberita.id – Tim Reaksi Cepat Repdem Bergerak Karawang yang didampingi GMPI Rawamerta mengunjungi warga bernama Rasim alamat Dusun Patenggong RT 04/02 Desa Sekarwangi Kecamatan Rawamerta Kabupaten Karawang, baru-baru ini.

Sebelumnya tim menerima laporan dari Alex salah satu pihak tetangga Rasim terhadap kami, “Ada yang sakit dan sudah tergeletak lemas butuh bantuan dan harus cepat dibawa kerumah sakit karena kondisinya sudah kritis dan memprihatinkan mohon dibantu pak,…” ucapnya Alex tetangga Rasim yang merupakan pengurus GMPI Rawamerta, melalui sambungan WhatsAppnya.

Sesampainya disana Herman Sule selaku Tim Reaksi Cepat Repdem Bergerak Karawang menanyakan tentang penyakit yang dialaminya Rasim, mengakui bahwa dirinya memang memiliki riwayat sesak nafas, namun selama ini dirinya enggan untuk memeriksakan ke dokter karena alasan waktu dan ketersediaan biaya.

“Sebenarnya saya sudah sering mengalami sesak nafas, namun sesak yang saya rasakan kali ini berbeda dengan yang sebelumnya saya alami. Biasanya jika sesak nafas, saya hanya cukup berhenti sejenak dari rutinitas dan mengambil waktu untuk istirahat,” aku Rasim (41) yang kesehariannya hanya sebagai buruh tani serabutan kepada Tim, Kamis (04/11).

“Saya prihatin dan terketuk hati melihat keadaan pak Rasim yang sudah tergeletak lemas susah bernafas ditambah lagi keterbatasan ekonomi serta pas saya tanya pihak keluarga nya pun Rasim belum memiliki JKN-KIS atau BPJS bahkan KK pun tidak ada” ungkap Herman Sule.

Melihat keadaan Rasim seperti itu dengan sigap Tim Reaksi Cepat Repdem Bergerak Karawang beserta GMPI Rawamerta dengan cepat menggunakan Mobil Siaga Desa Sekarwangi untuk dibawa langsung ke RSUD Karawang supaya ditangani lebih intens.

“Walaupun hanya berbekal KTP saja karena KK, JKN-KIS, BPJS atau Jaminan Kesehatan yang lainnya pun tidak memiliki, atas dasar kemanusiaan kami cepat-cepat bawa pak Rasim Ke RSUD Karawang” tambah Herman Sule.

Setelah mendapatkan penangan dari tim medis di IGD RSUD Karawang, dokter menyampaikan bahwa pasien mengalami gangguan pada paru-paru yang sudah akut serta lambung yang sudah kronis.

Dalam kesempatan yang sama, saat dikonfirmasi awak media suratberita.id Ketua Tim Reaksi Cepat Repdem Bergerak Karawang Novi Nur Agustianti, M.Pd. mengatakan dengan tegas, “Kesehatan merupakan salah satu anugerah berharga yang Tuhan karunia kan kepada kita sehingga sudah sepatutnya kita syukuri dan jaga dengan sebaik-baiknya. Namun demikian pada kenyataannya terkadang kita masih sering lalai dalam menjaga kesehatan. Kadang kita tidak peduli dengan pola hidup dan lingkungan yang tidak sehat yang sebenarnya menjadi salah satu pemicu yang menyebabkan seseorang sakit” ujar Novi.

“Tambah lagi biaya berobat sering kali menjadi kendala sebagian orang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, hal tersebut terjadi karena mahalnya biaya berobat yang ada saat ini. Tidak sedikit orang yang menahan sakit serta tidak berani berobat karena khawatir akan biaya pelayanan kesehatan yang harus dibayarkan, salahsatunya Pak Rasim ini.” Tambah Novi.

Novi berharap kedepannya khususnya seluruh Pemerintahan desa untuk sigap dan aktif serta peduli langsung terhadap warganya yang kurang mampu untuk memperhatikan nasib rakyat kecil seperti Pak Rasim contohnya.
Pentingnya Jaminan Kesehatan adalah Hak warga masyarakat yang mana sudah diatur dalam undang-undang dasar 1945 pasal 28 H dan Pasal 34. Atas dasar itu, maka diterbitkan Undang- undang No. 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang salah satu programnya adalah JKN, yang pelaksanaannya diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, serta sesuai Perpres No.4 tahun 2020.

“Bagaimana warga kurang mampu bisa menyediakan uang untuk berobat berkali-kali selama ini jika tidak menggunakan program JKN-KIS/BPJS/SKTM. Rasanya kalau tidak ada program seperti ini, warga banyak yang tidak akan mampu untuk berobat dan mendapatkan pelayanan di rumah sakit bahkan untuk berkali-kali” tutup Novi. (Buddy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here