Terkait Dugaan Intimidasi Terhadap Aktivitis Lingkungan Pangkalperjuangan, Densof Beserta Novi Angkat Bicara

348

Ket : Terkait Dugaan Intimidasi Terhadap Aktivitis Lingkungan Pangkalperjuangan, Densof Beserta Novi Angkat Bicara.

Karawang,suratberita.id – Pernyataan sikap Ketua Setakar Serikat Tani Karawang (Setakar) Deden Sofian, SE , (Densof), terkait dugaan Intimidasi terhadap aktivitis lingkungan disinyalir atas perintah salah satu perusahaan terkait perihal tersebut, diperkuat Novi Nur Agustianti , M.Pd. selaku sekretaris Repdem Karawang sekaligus pemerhati lingkungan hidup kota Pangkalperjuangan, belum lama ini.

Pernyataan sikap Ketua Setakar Serikat Tani Karawang ( Setakar ) Deden Sofian, SE, terkait adanya dugaan Intimidasi terhadap aktivitis lingkungan disinyalir atas suruhan Perusahaan terkait itu, “kami meminta Pertanggungjawaban PT. Ajinomoto yang diduga melakukan intimidasi terhadap aktivis lingkungan hidup dan kehutanan atasnama Wardi” ungkap ketua Setakar Serikat Tani Karawang Deden Sofian, SE dengan berapi-api mengutuk keras perbuatan oknum diduga suruhan Perusahaan bersangkutan tersebut, pada media ini, Rabu, (1/9).

Lanjutnya, Intimidasi tersebut berdasarkan informasi yang didapat berkaitan dengan sikap Wardi yang merupakan Aktivis lingkungan hidup dan kehutanan yang melakukan protes keras di media massa berkaitan dengan pembuangan sampah diduga milik rekanan PT tersebut.

Serta diketahui menurut informasi pula saudara Wardi mendapatkan perlakuan tidak baik dilapangan, “Maka untuk itu Setakar akan melakukan aksi dan solidaritas terhadap aktivis lingkungan yang ada di kabupaten Karawang,” ujar Deden Sofian, biasa dipanggil Densof.

Ketua Serikat Tani Karawang Deden Sofian, SE. menambahkan pula, “Intimidasi merupakan tindakan kriminal yang tidak dibenarkan secara hukum dan selanjutnya bersama bukti-bukti yang ada bersama Tim Ahli juga akan melayangkan surat protes resmi melalui kedutaan Jepang di Jakarta,” ujarnya.

Dihubungi melalui saluran WhatsApp juga Wardi membenarkan adanya intimidasi tersebut dan menegaskan pula mengenai protes kerasnya bahwa, “membuang sampah di kawasan hutan merupakan tindakan kejahatan terhadap wilayah hutan apalagi hutan itu milik kementerian lingkungan hidup dan kehutanan.” pungkasnya.

Dalam kesempatan berbeda, awak media suratberita.id menghubungi Novi Nur Agustianti, M.Pd.(Novi), selaku sekretaris Repdem Karawang yang juga pemerhati lingkungan hidup perihal permasalahan ini, beliau cukup prihatin dengan kejadian adanya intimidasi terhadap Aktivis lingkungan hidup dan kehutanan tersebut dan mengutuk keras pelakunya serta menyatakan , “Ingatkan kepada mereka yang melakukan intimidasi, pengancaman, dan pemaksaan dapat dipersangkakan. Ini ada regulasi yang mengatur” tegasnya. (Buddy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here