Hendra Supriatna SH MH ke Mapolres Karawang Laporkan Dugaan Praktek Swab Ilegal

516

Ket : Hendra Supriatna SH MH ke Mapolres Karawang Laporkan Dugaan Praktek Swab Ilegal.

Karawang,suratberita.id – Hendra Supriatna SH MH Ketua Kantor Hukum Arya Mandalika mendatangi Mapolres karawang ke bagian Satreskrim polres karawang guna melaporkan dugaan praktek Swab ilegal yang dilakukan oleh PT. KPSS Karawang terhadap sejumlah karyawannya,” Selasa (29/06/2021)

Hendra Mengatakan, Kami sudah mengirimkan surat pengaduan mengenai dugaan praktek swab ilegal yang di lakukan PT KPSS, Kami tinggal menunggu nomor laporan dari pihak kepolisian dalam hal tindak pidana kesehatan,” ucap Hendra

Laporan ini berdasarkan atas terjadinya peristiwa dugaan mal praktek yang telah dilakukan oleh pihak perusahaan saat melakukan swab mandiri pada hari sabtu (26/06/21) dan diduga alat alat swab yang dibelinya itu dari luar (China) tanpa melalui BPOM.

Perlu di catat juga :
1. Perusahaan beli alat swab nya itu dari luar (China) tanpa BPOM
2.Diduga terjadinya mal praktek yang notabene bukan kedokteran maupun dia seorang dokter ataupun tenaga medis.”Tandasnya Hendra

Hendra juga menyebut Perusahaan sudah melanggar pasal 196 karena diduga dengan sengaja mempergunakan alat kesehatan dengan tidak memenuhi standar serta pemanfaatannya.

“Pasal 196 menentukan bahwa setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standard dan/atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan, dan mutu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3), dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)”,

Atas pelaporan ini Hendra berharap pihak kepolisian segera menetapkan tersangka dalam kasus swab mandiri PT. KPSS yang sudah menimbulkan korban pendarahan tersebut.

“Pemiliknya itu harus ditetapkan sebagai tersangka, semua yang terlibat dalam praktek kejahatan kesehatan ini semuanya harus ditetapkan sebagai tersangka”, pungkasnya Hendra. (suci)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here