Jembatan Bambu – Sumur Laban Wisata Alam Kota Pangkalperjuangan

1333

Ket : Jembatan Bambu – Sumur Laban Wisata Alam Kota Pangkalperjuangan.

Karawang,suratberita.id – Jembatan Bambu menuju Sumur Laban Cariumulya Dusun Cariu 3 – Kampung Rongga Desa Cariumulya Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang merupakan wisata alam dikota pangkal perjuangan.

Jembatan Bambu menuju Sumur Lamban Cariumulya, dengan Lebar 1 Meter dan Panjang 470 Meter terletak di Dusun Cariu 3 – Kampung Rongga, pengerjaan 2 bulan baru selesai Minggu ini, biaya 40 juta-an, sumber pembiayaan pemberdayaan masyarakat.


Dibanjiri Pengunjung biasanya dihari libur, adapun rencana dibuka hari minggu sekarang ini diundur pada bulan depan, “peresmian, diundur bulan depan,hanya buka tiket aja Tadi pagi sekitar 07.30 wib, 5000/orang” ucap Kusnadi (Tikuk), Kades Carimulya pada suratberita.id, (21/3).

Wisata jembatan bambu menuju Sumur Laban merupakan tempat wisata yang cukup sederhana tapi mengandung sejarah dan budaya untuk di kenal masyarakat, karena wisata jembatan Bambu Sumurlaban sebuah wisata yang termasuk sangat murah, akan tetapi sangat di sukai oleh para pengunjungnya, lokasinya berada di Dusun Rongga Desa Cariumulya Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang Jabar.

Seorang pengunjung berhasil dimintai komentarnya tampakan rasa kekagumannya akan wisata tersebut, “ya sangat bagus, saya sangat apresiasi dengan adanya tempat wisata ini” ucap Bunda Salma, dilokasi wisata jembatan bambu sumur laban Cariumulya, belum lama ini.

Lanjutnya, disini bukan hanya dirinya tapi hampir semua pengunjung merasakan kalau wisata Jembatan Bambu Sumurlaban ini bagus, “kita bisa Selvi, bisa ke Sumur Laban yang menurut sejarahnya merupakan sumur yang sudah bertahun-tahun tidak pernah kering airnya atau bisa di katakan sumur keramat dan bisa untuk liburan bersama keluarga, dan biaya masuknya juga murah, cuma Rp. 5000” ungkapnya.

Ada hiburannya organ tunggal, para pengunjung pun bisa ikutan untuk nyumbang lagu atau bisa ikut bergoyang bersama penyanyinya tersebut.

Dengan adanya jembatan bambu itu salah satu akses menuju Sumurlaban, konon menurut cerita dari sejarah, adalah masuk kategori sumur keramat sudah ratusan tahun lalu, sampai sekarang air sumur laban tidak pernah kering sepanjang tahunnya.

Menurut pengelola jembatan Bambu Sumur laban ini panjangnya sekitar 470 meter, dan bisa tembus ke Sumur laban, buka mulai pukul 07.00 dan tutupnya pukul 6 .00, untuk tiket dikenakan Rp. 5000/orang, “menurut saya tidak mahal masih bisa di katakan murah, dan untuk pengelolanya yaitu BUMDES bersama warga” jelasnya.

Harapan kedepannya wisata Jembatan Bambu Sumur laban ini bisa menjadi lebih besar dan bagus, “kita masih terus lakukan perbaikan agar para pengunjung merasa nyaman datang kesini” jelasnya.

“adapun maksud dan tujuan Jembatan Cariumulya itu dibentuknya sebagai, sasaran wisata religi menuju sumur Laban” tandas kades Engkus yang akrab di sapa kades Tikuk. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here